sepotong catatan kerja
23 Sep
ALKISAH, sepulang dari pasar Yanti bini Udin Pendek, bersungut-sungut ke rumah Pak Andak. Mulutnya meracau, tak henti-hentinya mengomel, pasalnya barang-barang di pasar semua pada mahal. Gula mahal, tepung mahal, susu apalagi, telor pun ikut mahal. Hal ini yang membuat Yanti runsing tak kepalang.
‘’Sejak bulan pause ni, naning kepale saye jadinye Pak Andak!’’ seru Yanti.
‘’Maksud awak tu?’’ Tanya Pak Andak. Yang baca berpahala »
23 Sep
WALIKOTA Batam, Ahmad Dahlan melakukan safari Ramadhan di masjid kampong tempat Pak Andak tinggal. Walikota tidak datang sendirian, tetapi datang bersama rombongan, termasuklah kawan lame Pak Andak, Yusfa Hendri.
Dulu, Yusfa itu same-same pemain sepakbola di Dumai, kebetulan satu tim dengan Pak Andak. Hanye saje, Yusfa rajin ke sekolah, Pak Andak asyik nak mengurat betina saje, sehingga lulus sekolah pun jadi lame, kenape! Karena sering tidak naik kelas.
‘’Pak Andak!’’ cuil Hasan Misai kepada Andak di dalam masjid.
‘’Ape!’’ sahut Pak Andak. Yang baca berpahala »
23 Sep
NAK dekat hari raya, kepale Pak Andak mulai pening-pening lalat. Ape tidak, bini merengek minta belikan baju, selepas tu, nak mita belikan kursi baru, tivi baru, macam-macam perangailah kalau sudah nak dekat lebaran. Apatalagi, kalau ade tetangga membeli barang baru, celake dua belas Pak Andak dibuat bininya.
‘’Bang, tengoklah Yanti tu, sudah beli tivi 29 inchi yang baru. Model tivinya rate (maksudnya tivi plat, red). Abang tengok tivi rumah kite, warnanya pun dah jelas,’’ ujar Mak Andak. Yang baca berpahala »
23 Sep
SETELAH melepas dari Rafeah, setahun kemudian, tepatnya pada malam ramadhan Pak Andak pun mulai menabur benih cinta kepada seorang perempuan bernama Nurbaiti. Pak Andak terpicut dengan Nurbaiti setelah pulang salat tarawih bersama-sama, dan mengatakan kalau dirinya masih status kosong alias tidak ada laki-laki yang mengisi di hatinya.
Benih cinta yang sudah lama terkubur, mulai menusuk ke atas. Pak Andak pun langsung mengutarakan kalau dirinya suka terhadap Nurbaiti, yang akrab di panggil Nur. Yang baca berpahala »
23 Sep
PAK Andak hendak memasang lampu colok di depan rumahnya, terutama pada malam selekor nantinya –malam selekor itu tepat pada malam 21 bulan ramadhan, hingga lebaran–. Di kampong-kampung pada malam selekor ini sangat meriah. Ada yang membuat lampu colok, tanglo lampu bermotif bintang, memasang lilin di depan rumah dan hiasan lampu tradisional lainnya.
Biasanya orang membuat lampu colok bermotif masjid, ucapan selamat hari raya Idul Fitri. Tapi Pak Andak membuat motip berbeda tahun ini. Dia membuat motif bertuliskan ‘Pak Andak Sidun’ di singkat PAS. Dengan motto PAS-Yes!! Yang baca berpahala »
Recent Comments